Muhammad Abdullah Azzam
22 Juni 2020•Update: 23 Juni 2020
Aysu Bicer
ANKARA
Turki dikunjungi lebih dari 4,2 juta wisatawan asing selama lima bulan pertama tahun ini, menurut data baru yang dirilis oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata pada Senin.
Jumlah pengunjung asing yang datang ke negara itu anjlok 66,35 persen pada periode Januari-Mei secara tahunan akibat pandemi Covid-19.
Istanbul, kota metropolitan bersejarah Turki menjadi tujuan utama para turis, menampung 54,86 persen dari semua pengunjung atau sekitar 2,3 juta.
Peringkat kedua diikuti oleh provinsi Edirne di barat laut negara itu dengan 13,27 persen atau hampir 570.000 pengunjung asing pada periode yang sama.
Sementara provinsi Antalya menerima jumlah orang asing terbanyak ketiga, dengan sekitar 432.000 turis selama lima bulan pertama.
Bulgaria menyumbang lebih dari 9,4 persen atau hampir 400.000 pengunjung, diikuti oleh Jerman dengan sekitar 8,3 persen (357.092 pengunjung), dan Georgia dengan 7,4 persen (318.052).
Kegiatan pariwisata Turki hampir berhenti pada Mei akibat dampak pandemi masih berlanjut di seluruh dunia, pada pertengahan Maret dengan pembatasan perjalanan yang menyeluruh dan penutupan bandara dan perbatasan nasional.
Negara ini mengalami penurunan 99,2 persen (yoy) dalam jumlah wisatawan asing, turun menjadi 29.829 orang pada bulan lalu.
Tahun lalu, lebih dari 45 juta orang asing - yang tertinggi dalam sejarah - mengunjungi negara itu, naik dari hampir 39,5 juta pada tahun sebelumnya 2018.