Rhany Chairunissa Rufinaldo
15 Januari 2019•Update: 15 Januari 2019
Addis Getachew
ADDIS ABABA, Ethiopia
KTT pemimpin Uni Afrika tahun ini akan fokus pada cara-cara untuk memperbaiki situasi para pengungsi, kata seorang pejabat pada Selasa.
Pernyataan Wakil Ketua Komisi Uni Afrika Kwesi Quartey disampaikan di sela-sela pertemuan Komite Perwakilan Tetap yang terdiri dari sejumlah duta besar, yang berkumpul untuk menyiapkan agenda KTT pada 10 hingga 11 Februari.
Quartey mengatakan kepada wartawan bahwa pengungsi dan migrasi adalah masalah utama di Afrika.
Para pemimpin Afrika akan bertemu dalam KTT ke-32 yang bertema "Tahun bagi para pengungsi, pengungsi yang kembali dan orang-orang terlantar: Menuju solusi awet untuk pemindahan paksa di Afrika."
Tahun lalu terjadi pemindahan besar-besaran di Afrika ketika bentrokan berbasis etnis membuat 2,7 juta orang meninggalkan rumah mereka di beberapa daerah di Ethiopia, membuat negara Tanduk Afrika itu bahkan melampaui Suriah dalam jumlah pengungsi.
Namun, ratusan ribu orang telah kembali ke desa mereka masing-masing setelah keadaan kembali normal dan damai.
Quartey mengatakan KTT itu juga akan membahas tentang demokrasi, pemerintahan dan hak asasi manusia, di samping agenda reformasi yang mencakup upaya berkelanjutan dari Uni Afrika untuk menjadi mandiri secara finansial.