Rhany Chairunissa Rufinaldo
23 Desember 2019•Update: 23 Desember 2019
Lejla Biogradlija
ZAGREB
Hasil tidak resmi Komisi Pemilihan Umum Negara Bagian (DIP) Kroasia yang dirilis pada Senin pagi menunjukkan bahwa negara itu akan menggelar pemilihan presiden putaran kedua pada 5 Januari.
Dari 11 kandidat, tidak ada yang memperoleh suara melewati batas 50 persen setelah hampir semua suara selesai dihitung.
Warga akan kembali memilih antara Zoran Milanovic, kandidat Partai Sosial Demokrat (SDP) dan mantan perdana menteri, yang meraih 29,54 persen suara pada putaran pertama, dan Presiden Kolinda Grabar Kitarovic, kandidat petahana dari Serikat Demokrat Kroasia (HDZ), yang memperoleh 26,67 persen suara.
Menurut data DIP, dari 3.854.774 pemilih terdaftar di Kroasia, jumlah pemilih yang menggunakan hak pilihnya mencapai 51,01 persen.