Maria Elisa Hospita
27 Agustus 2019•Update: 27 Agustus 2019
Alex Jensen
SEOUL
Korea Selatan mengakhiri latihan militernya di kepulauan yang disengketakan dengan Jepang pada Senin.
Pasukan dari Angkatan Darat, Laut, Udara, sekaligus Korps Marinir dan Pasukan Penjaga Pantai turut serta dalam latihan militer terbesar di Korsel itu.
Selain itu, peralatan dan kendaraan militer seperti perangkat keras perusak yang dilengkapi Aegis berkapasitas 7.600 ton dan pesawat tempur F-15K juga dikerahkan selama latihan.
Menurut kantor berita Yonhap, latihan kali ini diikuti oleh hampir dua kali lebih banyak pasukan yang terlibat di latihan sebelumnya.
Latihan militer di sekitar Pulau Dokdo telah diadakan sejak tahun 1986.
Kini Korea Selatan menguasai pulau-pulau itu, sementara Tokyo menyebut kepulauan tersebut sebagai Takeshima dan mengklaimnya masuk wilayah Jepang.
Hubungan kedua negara itu memanas setelah Korsel menangguhkan kerja sama militernya dengan Jepang baru-baru ini.