Hayati Nupus
28 Maret 2019•Update: 28 Maret 2019
Ahmet Dursun
ANKARA
Korban tewas gelombang banjir besar di Iran bertambah menjadi 27 orang pada Rabu.
Menurut laporan media lokal, 19 orang tewas di Kota Shiraz; dua lainnya di timur laut Provinsi Golestan Iran, dua orang di barat daya Provinsi Kohgiluyeh dan Boyer-Ahmad; dan masing-masing di Provinsi Kermanshah, Lorestan, Khuzestan dan Semnan.
Selain itu, ratusan orang –di 25 dari 31 provinsi– terluka akibat bencana itu, yang dipicu oleh hujan lebat.
Otoritas Iran mengumumkan banjir mengakibatkan kerugian finansial hampir USD170 juta di lima kota.
Banjir merugikan lebih dari 1,60 triliun Riyal (USD123 juta) di lahan pertanian Provinsi Golestan dan Mazandaran, kata Menteri Pertanian Iran Mahmoud Hojjati kepada Kantor Berita Tasnim.
Banjir juga merugikan hampir 591 miliar Riyal (USD45 juta) terkait infrastruktur dan lahan pertanian, merusak 120 rumah di Provinsi Kermanshah, Chaharmahal, Bakhtiari dan Semnan, kata otoritas Iran.
Menurut Mortaza Salemi, kepala Bulan Sabit Merah Iran, bantuan kemanusiaan telah dikirim ke lebih dari 43.000 orang di 293 kota dan desa yang terkena dampak.