Ahmet Gençtürk
14 April 2022•Update: 15 April 2022
ANKARA
Kementerian Pertahanan Rusia pada Kamis pagi mengatakan kebakaran terjadi di kapal penjelajah armada Laut Hitam Rusia, Moskva.
"Akibat kebakaran, amunisi meledak di kapal penjelajah rudal Moskva. Kapal rusak parah. Awaknya benar-benar dievakuasi," kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.
Mereka menambahkan penyebab kebakaran sedang diselidiki.
Rabu malam, Maksym Marchenko, kepala Administrasi Militer Regional Odessa Ukraina, mengatakan militer Ukraina telah menyerang kapal perang dengan dua rudal anti-kapal kelas Neptunus yang menyebabkan kerusakan parah.
Moskva adalah kapal utama dari kapal penjelajah rudal kelas Project 1164 Atlant di Angkatan Laut Rusia.
Kapal itu dioperasikan pada tahun 1983 dengan nama "Glory." Pada tahun 1996, kapal penjelajah berganti nama menjadi Moskva.
Persenjataan Moskva termasuk rudal anti-kapal Bazalt dan Vulcan serta rudal pertahanan udara jarak jauh S-300.
Setidaknya 1.932 warga sipil telah tewas dan 2.589 terluka di Ukraina sejak Rusia memulai perang terhadap tetangganya pada 24 Februari, menurut data PBB.
Angka sebenarnya dikhawatirkan jauh lebih tinggi.
Lebih dari 4,6 juta warga Ukraina telah melarikan diri ke negara lain, dengan lebih dari 7 juta lebih menjadi pengungsi domestik, kata badan pengungsi PBB.