Kebakaran apartemen New York, 19 tewas
Lebih dari 60 orang terluka, kata kepala Pemadam Kebakaran Kota New York
ANKARA/NEW YORK
Sedikitnya 19 orang tewas, termasuk sembilan anak-anak, setelah kebakaran menghanguskan gedung apartemen bertingkat tinggi di New York pada Minggu, kata para pejabat.
63 orang lainnya terluka parah dalam kobaran api di Bronx, kata Wali Kota New York Eric Adams kepada media CNN.
Komisaris Pemadam Kebakaran Kota New York (FDNY) Daniel Nigro mengatakan dalam konferensi pers bahwa pemanas ruangan yang tidak berfungsi menyebabkan kebakaran di gedung 19 lantai itu.
Dia mengatakan asap cepat menyebar ke lantai atas karena pintu apartemen terbuka dan lebih dari 60 orang keracunan.
Menurut Kantor Walikota New York, anak-anak yang meninggal berusia 16 tahun ke bawah dan mayoritas penghuni gedung tersebut adalah Muslim dari Gambia.
Sebelumnya dalam konferensi pers, Nigro mengatakan 32 korban dikirim ke lima rumah sakit yang berbeda dan kebanyakan dari mereka keracunan akibat menghirup asap yang parah.
"Itu belum pernah terjadi sebelumnya di kota kami. Kami memperkirakan akan ada banyak korban jiwa," tambahnya.
“Sekitar 200 anggota FDNY beroperasi di lokasi kebakaran 5-alarm di 333 East 181 Street di Bronx,” kata FDNY di Twitter.
Sebuah tim yang terdiri dari 200 petugas pemadam kebakaran telah melakukan pemadaman kebakaran tersebut.
