Barry Ellsworth
22 Mei 2018•Update: 22 Mei 2018
Barry Ellsworth
TRENTON, Kanada
Kanada pada Senin mengumumkan bahwa pihaknya tidak akan mengganti duta besarnya di Caracas, Venezuela, pasca Nicolas Maduro kembali terpilih sebagai presiden setelah memenangkan pemilihan umum dengan 67,7 persen suara.
Menteri Luar Negeri Chrystia Freeland mengatakan, Kanada telah memberlakukan larangan hubungan militer dengan Venezuela.
Kanada merupakan satu dari 14 negara di Amerika yang membatasi hubungan diplomatik dengan Venezuela karena dugaan kecurangan pemilu yang digelar pada Minggu.
"Rezim Maduro tidak berhasil memastikan pemilu memenuhi standar kebebasan demokratis internasional dan keadilan," kata Freeland dalam sebuah pernyataan.
Memburuknya hubungan diplomatik Kanada dengan Venezuela terjadi ketika Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenakan sanksi baru ke negara itu pada Senin karena pemilu yang dianggap tidak sah.
Beberapa negara juga turut mengecam pemilu Venezuela.
"Rezim Maduro sekali lagi telah mengecewakan rakyat dengan membatasi hak-hak dan kebebasan warga Venezuela dan mencegah partisipasi bebas dari partai-partai oposisi," tambah dia.
Akhir tahun lalu, untuk menekan pemerintah Venezuela agar melindungi hak asasi warga negaranya, Kanada mengusir 19 pejabat Venezuela dari negara itu, termasuk Maduro, dan juga membekukan aset yang mereka miliki di Kanada.