Maria Elisa Hospita
30 Januari 2019•Update: 30 Januari 2019
Muhammed Emin Canik
BUENOS AIRES, Argentina
Pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido yang mendeklarasikan dirinya sendiri sebagai presiden negara itu pada Selasa menunjuk representatif asing di negara-negara Amerika.
Lewat Twitter, Guaido mengatakan Majelis Nasional Venezuela menyetujui permintaannya untuk menunjuk perwakilan di Amerika Serikat, Kanada, Argentina, Kolombia, Panama, Kosta Rika, Ekuador, Chili, Honduras, dan Peru.
Pemerintah AS telah "menerima" penunjukan Carlos Alfredo Vecchio sebagai diplomat yang bertanggung jawab kepada AS.
Venezuela telah diguncang gelombang protes sejak 10 Januari, ketika Presiden Nicholas Maduro dilantik untuk masa jabatan kedua.
Ketegangan meningkat setelah Presiden AS Donald Trump mengakui Guaido sebagai presiden sementara Venezuela pekan lalu.
Maduro pun memutuskan hubungan diplomatik dengan Washington dan mempersilakan para diplomat AS untuk meninggalkan negara itu segera mungkin.
Dia telah berulang kali mengecam di AS yang menurutnya mengobarkan perang ekonomi terhadap dirinya dan pemerintahannya di tengah kampanye sanksi.
Brasil dan Organisasi Negara-negara Amerika mengakui Guaido sebagai pemimpin Venezuela, sementara Bolivia dan Meksiko masih mengakui Maduro.
Beberapa negara Amerika Selatan, Rusia, Turki, Cina, dan Iran juga menyatakan solidaritas dengan Maduro.
Sementara itu, negara-negara Eropa, termasuk Inggris, Jerman, Prancis, dan Spanyol meminta Maduro untuk segera mengumumkan pemilihan umum baru untuk meredakan krisis politik yang sedang berlangsung.