Maria Elisa Hospita
16 Maret 2018•Update: 17 Maret 2018
Ovunc Kutlu
NEW YORK
Sebuah jembatan untuk pejalan kaki yang menghubungkan Florida International University (FIU) dengan kota terdekat Sweetwater roboh pada Kamis.
Jembatan seberat 950 ton tersebut dibangun pada Sabtu lalu dengan menggunakan metode inovatif, yang disebut dengan konstruksi jembatan percepatan.
Metode tersebut bertujuan untuk mengurangi risiko bagi para pekerja konstruksi dan pejalan kaki, sekaligus mengurangi masalah lalu lintas.
Meskipun bukan milik universitas, jembatan itu sering digunakan oleh pejalan kaki dari FIU, yang memiliki sekitar 60.000 mahasiswa, dan lebih dari 90 persen mahasiswa tinggal di luar kampus.
Menurut Walikota Miami-Dade County Carlos Gimenez, insiden tersebut setidaknya menewaskan empat orang, dan sejumlah orang yang terluka telah dilarikan ke rumah sakit. Selain itu, delapan mobil masih terjebak di bawah jembatan.
"Kami sangat terkejut dan berduka atas kejadian tragis yang terjadi di jembatan pejalan kaki FIU-Sweetwater," tulis FIU dalam akun Twitter-nya.
Pihak FIU juga bekerja sama dengan pihak berwenang dan para saksi, sekaligus terlibat dalam upaya penyelamatan.
Juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders mengatakan bahwa Presiden Donald Trump telah diberi tahu mengenai situasi tersebut.
Lewat Twitter, Presiden FIU Mark B. Rosenberg berkata: "FIU bermaksud untuk membangun jembatan yang aman dan keselamatan mahasiswa menjadi prioritas utama."