Muhammad Abdullah Azzam
10 Juli 2019•Update: 10 Juli 2019
Muhammed Macid, Safiye Karabacak
GAZA
Pusat Studi Hak Asasi Manusia di Palestina, al-Mizan merilis sebuah laporan yang mengungkapkan Israel telah membunuh 16 anak dan melukai 223 ribu lainnya pada paruh pertama tahun 2019.
Laporan tersebut memaparkan kebanyakan korban anak-anak tewas dan terluka ketika berpartisipasi dalam demonstrasi damai “Great March of Return” di perbatasan Gaza.
Selain itu, sebanyak 17 anak-anak ditahan oleh pasukan Israel pada periode yang sama.
Pasukan Israel secara sistematis melakukan pelanggaran HAM di Jalur Gaza, ungkap laporan itu.
Terjadi peningkatan pada jumlah peristiwa pembunuhan dan kekerasan yang anak-anak Palestina menderita luka-luka.
Laporan itu menekankan bahwa anak-anak paling banyak mengalami dampak serangan yang terus dilakukan oleh Israel, hal tersebut menunjukkan ketidakmampuan komunitas internasional dalam memenuhi kewajiban moral kepada warga sipil yang tinggal di wilayah Palestina, khususnya di Jalur Gaza.