Muhammad Abdullah Azzam
19 Desember 2018•Update: 20 Desember 2018
Mustafa Deveci
YERUSALEM
Tentara Israel menahan 29 warga Palestina dalam operasi di berbagai tempat di Yerusalem Timur dan Tepi Barat.
Dalam sebuah pernyataan, militer Israel menuding 14 warga Palestina di Tepi Barat terlibat dalam kegiatan terorisme.
Mereka dikirim ke rumah tahanan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Di sisi lain, menurut informasi yang diterima dari sumber-sumber pemerintah Palestina, pasukan Israel juga menahan 15 warga Palestina di Isawiyyah di Yerusalem Timur.
Pasukan Israel kerap menyergap rumah-rumah warga Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem Timur yang diduduki.
Mereka juga menahan orang Palestina dengan berbagai tuduhan.
Asosiasi Tahanan Palestina melaporkan bahwa terdapat sekitar 6.000 warga Palestina yang menerima hukuman penjara seumur hidup di tahanan Israel.
Berdasarkan data resmi pemerintah, sekitar 6.500 warga Palestina saat ini mendekam di penjara Israel.
Di antaranya 62 perempuan dan sekitar 350 anak di bawah umur.
Militer Israel kerap menggelar razia di Tepi Barat dengan dalih mencari orang-orang Palestina yang masuk dalam daftar pencarian orang.
Wilayah Palestina diliputi ketegangan sejak Desember lalu, ketika Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara sepihak mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Yerusalem Timur, yang diduduki oleh Israel pada 1967, masih menjadi poros konflik Timur Tengah selama puluhan tahun.