Rıskı Ramadhan
03 April 2018•Update: 03 April 2018
Turgut Alp Boyraz
YERUSALEM
Israel akan memindahkan 16.250 migran Afrika ke negara-negara Barat.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam sebuah pernyataan tertulis pada Senin mengatakan, 16.250 migran Afrika di Israel akan dipindahkan ke negara-negara Barat sebagai bagian dari kesepakatan yang dicapai dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Sementara itu, tidak disebutkan negara-negara Barat mana saja yang akan menjadi tujuan para migran tersebut.
Netanyahu pada Maret lalu mengatakan bahwa kedatangan migran Afrika ke Israel “jauh lebih buruk daripada serangan teroris yang keras”.
Pada Desember 2017, Parlemen Israel (Knesset) mengesahkan undang-undang yang memungkinkan pencari suaka ilegal untuk dikeluarkan secara paksa dari negara tersebut.
Dengan demikian, imigran yang tidak "bersedia" dideportasi dapat dipenjara, namun penerapan ini kemudian dihentikan oleh Mahkamah Agung Israel.
Ada sekitar 40.000 imigran Afrika yang melarikan diri dari perang dan pembantaian di Eritrea dan Sudan yang menetap di Israel. Pemerintah Israel menolak memberikan status pencari suaka kepada mereka.