Muhammad Abdullah Azzam
11 November 2019•Update: 12 November 2019
Mustafa Melih Ahıshalı
ISTANBUL
Pernyataan yang diungkapkan oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan terkait aksi protes di Irak yang meluas ke wilayah Iran sangat penting dan tepat.
Hal ini dinyatakan oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Abbas Mousavi.
Kantor Berita Pelajar Iran (ISNA) melaporkan, Mousavi pada konferensi pers di ibu kota Teheran mengatakan, "Pernyataan Erdogan terkait kekacauan ini dapat menyebar ke negara lain merupakan peringatan yang tepat dan penting karena beberapa pihak yang bersembunyi di baliknya ingin menciptakan konflik dan kekacauan di negara-negara Islam.”
“Erdogan telah mengenali dalangnya. Mereka (Turki) telah memperingatkan kami, dan kami menghargai mereka," ujar Mousavi.
Mousavi juga menekankan bahwa pemerintah Teheran menentang setiap pelanggaran terhadap integritas teritorial negara-negara.
"Seperti yang telah kita sampaikan sebelumnya, kami memahami kekhawatiran Turki, dan kekhawatiran ini harus dipertimbangkan dengan baik," tutur dia.
Jubir Kemlu Iran menuturkan beberapa pernyataan informal yang dibuat dari dalam Iran selama operasi anti-teror Turki di Suriah utara tak mewakili pendekatan pemerintah Teheran terhadap upaya Turki melawan kelompok teror.
Dalam sebuah wawancara dengan para wartawan pada Jumat, Erdogan mengatakan pihaknya dapat memperkirakan siapa saja yang berada di balik pemberontakan di Irak.
“Tentu saja kami juga memperkirakan mengapa keadaan tersebut menyebar ke Iran, karena tujuannya adalah untuk memecah-belah dunia Islam dan mengadu-dombakan mereka satu sama lainnya,” tutur Erdogan.