Nicky Aulia Widadio
28 Februari 2020•Update: 29 Februari 2020
JAKARTA
Indonesia mengecam kekerasan atas nama agama yang terjadi di India hingga menimbulkan korban jiwa.
Menteri Agama RI Fachrul Razi mengimbau agar umat beragama di India tidak merusak nilai kemanusiaan atas agama.
“Tindakan kekerasan itu sangat tidak berperikemanusiaan dan bertentangan dengan nilai-nilai agama,” tutur Fachrul melalui siaran pers, Jumat.
Fachrul juga meminta tokoh dan umat beragama di India dan Indonesia untuk menahan diri dan tidak terpancing melakukan tindakan emosional.
“Kami berharap kehidupan beragama di India kembali kondusif,” ujar dia.
“Saya berharap umat beragama di Indonesia bisa mengambil pelajaran dari peristiwa di India. Kekerasan atas nama agama apapun tidak boleh terjadi di Indonesia,” lanjut Fachrul.
Selama satu bulan terakhir, ribuan orang India memprotes undang-undang yang memudahkan orang-orang non-Muslim dari negara-negara regional untuk mendapatkan kewarganegaraan India, tetapi mengecualikan Muslim dari manfaat-manfaat itu.
Bentrokan antara kelompok demonstran yang pro dan antikewarganegaraan dimulai sejak pekan lalu di New Delhi. Hingga Jumat, bentrokan itu telah merenggut sedikitnya 38 nyawa.