Maria Elisa Hospita
12 Agustus 2019•Update: 13 Agustus 2019
Shuriah Niazi
New Delhi
India membatalkan perjalanan kereta Samjhauta Express pada Minggu, beberapa hari setelah Pakistan mengambil langkah serupa.
Sebelumnya, awal tahun ini, layanan kereta Samjhauta Express juga sempat ditangguhkan.
Layanan kereta yang beroperasi dua kali seminggu itu menghubungkan Kota Lahore di timur laut Pakistan ke New Delhi, India, melalui perbatasan Wagah.
“Sebagai konsekuensi dari keputusan Pakistan yang memberhentikan operasional Samjahuta Express 14607/14608 yang menghubungkan Lahore dan Atari, pengoperasian kereta ekspres nomor 14001/14002 dari Delhi ke Attari juga dibatalkan," jelas Kepala Hubungan Masyarakat Northern Railway Officer Deepak Kumar lewat sebuah pernyataan.
Pada 8 Agustus, Pakistan menangguhkan layanan kereta api ke India di tengah meningkatnya ketegangan antara dua negara tetangga itu.
Pakistan juga menurunkan hubungan diplomatik dengan India, menangguhkan perdagangan dan mengusir komisioner tinggi India.
Keputusan itu diberlakukan setelah New Delhi membatalkan status khusus wilayah Jammu dan Kashmir yang disengketakan.
Wilayah Himalaya dikuasai oleh India dan Pakistan sebagian, namun diklaim oleh keduanya secara penuh.
Sejak mereka dipartisi pada 1947, kedua negara telah berperang sebanyak tiga kali - pada 1948, 1965, dan 1971 - dan dua di antaranya memperebutkan Kashmir.
Menurut beberapa organisasi hak asasi manusia, ribuan orang dilaporkan tewas akibat konflik di wilayah tersebut sejak 1989.