Nani Afrida
02 September 2019•Update: 03 September 2019
BEIRUT
Kelompok Lebanon Hizbullah mengatakan pada Minggu bahwa mereka telah menghancurkan kendaraan militer Israel, dalam serangan di sepanjang perbatasan antara Libanon dan Israel.
Dalam sebuah pernyataan, kelompok itu mengatakan "mereka yang berada di dalam kendaraan Israel tewas dan terluka" dalam operasi itu, tanpa memberikan detail informasi lebih lanjut.
Tentara Israel, sementara itu, memberikan konfirmasi bahwa rudal anti-tank ditembakkan dari Lebanon, yang mengenai posisi pertahanan militer di Israel utara.
"Kami mengembalikan tembakan ke sumber serangan di Lebanon selatan," kata militer lewat sebuah pernyataan.
Peningkatan eskalasi itu terjadi seminggu setelah sebuah drone Israel jatuh dan satu lagi meledak di pinggiran selatan Beirut.
Pada 2006, Israel melancarkan perang melawan Hizbullah, yang menewaskan sedikitnya 1.200 orang, kebanyakan warga sipil Lebanon.