Nani Afrida
02 September 2019•Update: 02 September 2019
Mumin Altas
WARSAW, Polandia
Wakil Presiden Turki Fuat Oktay pada Minggu menghadiri upacara peringatan 80 tahun pecahnya Perang Dunia II, di ibu kota Polandia, Warsawa.
Oktay menandatangani buku peringatan setelah menyapa Presiden Polandia Andrzej Duda di Lapangan Pilsudski.
Para pemimpin dunia, yang menghadiri upacara tersebut termasuk Presiden Jerman Frank Walter Steinmeier, Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence dan banyak presiden lainnya, termasuk perdana menteri dan pembicara parlemen yang mewakili berbagai negara.
Para peserta upacara di ibu kota Polandia meletakkan karangan bunga di makam 'Prajurit Tidak Dikenal', yang didedikasikan untuk para prajurit yang telah kehilangan nyawa selama perang.
Presiden Jerman meminta maaf pada Polandia atas kekejaman yang dilakukan selama periode Nazi.
“Sulit membayangkan bencana besar sejarah saat ini, konflik bersenjata yang membawa konsekuensi paling berbahaya dalam sejarah umat manusia. Kita harus ingat, dan karena itu kita berkumpul di sini hari ini, ”kata Presiden Polandia, Andrzej Duda, dalam pidatonya.
Di sela-sela upacara, Oktay mengadakan pembicaraan dengan Wapres AS Mike Pence.
Oktay mengucapkan belasungkawa kepada para korban pembunuhan Texas, yang menewaskan 5 orang dan melukai 21 orang lainnya dalam insiden tembak menembak.
Oktay dan Pence bertukar gagasan untuk meningkatkan hubungan bilateral dan juga membahas masalah-masalah regional.
Insiden penembakan Texas baru-baru ini terjadi kurang dari sebulan setelah penembakan rasis yang mematikan di El Paso, Texas, yang menewaskan 22 orang dan melukai 24 lainnya.
Tragedi Ini telah menyebabkan seruan baru untuk pengontrolan senjata yang lebih ketat di AS.
Wakil presiden Turki juga bertemu dengan Presiden Slovakia Zuzana Caputova, Presiden Slovenia Borut Pahor dan Ketua Parlemen Austria Wolfgang Sobotka.
*Artikel ditulis oleh Burak Bir dan Erdogan Cagatay Zontur