Rhany Chairunissa Rufinaldo
02 September 2019•Update: 02 September 2019
Shadi Khan Saif
KABUL, Afghanistan
Setidaknya 100 orang dilaporkan tewas dalam pertempuran baru antara pasukan pemerintah Afghanistan dan Taliban, di Kota Faryab dan Kunduz.
Anggota Dewan Provinsi Faryab Sibghatullah Selab mengatakan bahwa 12 warga sipil tewas dalam serangan udara di provinsi Faryab, yang berbatasan dengan Turkmenistan, lansir jaringan TV Afghanistan Tolo News, Minggu .
Namun, sejumlah pejabat Afghanistan mengklaim bahwa mereka telah membunuh 47 gerilyawan Taliban dalam pertempuran itu, sementara juru bicara Kementerian Pertahanan Fawad Aman menolak klaim tersebut.
Di Kota Kunduz, yang berbatasan dengan Tajikistan, jaringan TV lokal melaporkan bahwa setidaknya 20 anggota pasukan keamanan Afghanistan dan lima warga sipil terbunuh dan 80 orang lainnya terluka.
Sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri mengklaim bahwa 56 pejuang Taliban juga tewas dalam bentrokan itu.
Sejauh ini Taliban belum memberikan tanggapan soal korban dari pihak mereka di Kunduz.
Satuan militer Afghanistan Korps Shaheen mengatakan bahwa 47 pejuang Taliban tewas dalam serangan udara dan operasi darat di Distrik Garziwan, Provinsi Faryab.
Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Nusrat Rahimi mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa kota Kunduz telah dibersihkan dari para pemberontak.
Kunduz, yang pernah menjadi basis Taliban di utara, sempat jatuh ke tangan kelompok pemberontak itu pada 2015 dan 2016.
Kota itu menghubungkan sejumlah provinsi di utara dengan Ibu Kota Kabul.
Afghanistan mengalami peningkatan kekerasan menjelang pemilihan presiden bulan depan yang ditentang oleh Taliban.