Rhany Chairunissa Rufinaldo
29 November 2018•Update: 30 November 2018
Umar Farooq
WASHINGTON
Mantan Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton mengatakan bahwa Presiden AS Donald Trump ambil bagian dalam upaya menutupi fakta tentang apa yang sebernarnya terjadi dengan Jamal Khashoggi.
Clinton, yang juga merupakan saingan kampanye Trump pada pemilihan presiden 2016, memulai sebuah tur pidato berbayar bersama suaminya, mantan presiden Bill Clinton, di Toronto dan menggunakan kesempatan ini untuk menyerang tanggapan presiden atas kasus pembunuhan itu.
"Kami memiliki seorang presiden yang merupakan bagian dari upaya menutup-nutupi fakta tentang apa yang sebenarnya terjadi di gedung konsulat itu ketika Khashoggi dibunuh," kata Hillary pada Selasa.
"Presiden kami dan orang-orang terdekatnya memiliki kepentingan komersial pribadi mereka sendiri," tambahnya.
Khashoggi, seorang jurnalis dan kolumnis Washington Post, hilang setelah memasuki Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober.
Setelah awalnya mengatakan bahwa dia meninggalkan konsulat hidup-hidup, berminggu-minggu kemudian pemerintah Saudi mengakui bahwa dia terbunuh di sana.
Trump mendapat kecaman dari banyak orang yang berpikir bahwa AS harus menurunkan hubungannya dengan Kerajaan Saudi dan mengakhiri dukungannya untuk perang yang dipimpin Saudi di Yaman.
Dia juga menolak untuk menimpakan kesalahan kepada Pangeran Mahkota Saudi Mohammad bin Salman atas kejahatan tersebut, menyusul munculnya laporan yang mengatakan bahwa CIA telah menyimpulkan bahwa pangeran bin Salman memerintahkan pembunuhan tersebut.