Muhammad Abdullah Azzam
07 Agustus 2019•Update: 07 Agustus 2019
Safvan Allahverdi
WASHINGTON
Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) menyatakan serangan bersenjata yang menewaskan tiga orang dan melukai 12 lainnya di Festival Bawang Putih Gilroy di California adalah serangan terencana.
Pejabat FBI John Bennet mengungkapkan, setelah melakukan penyelidikan pihaknya menganggap peristiwa penyerang tersebut bermotif ideologi kekerasan.
FBI akan menyelidiki insiden penembakan itu sebagai kasus serangan teroris domestik.
Penyerang juga membuat daftar target serangan yang mana di dalamnya terdapat situs keagamaan, organisasi politik, gedung-gedung federal dan pengadilan.
"Kami menemukan banyak bukti bahwa penyerang memiliki ideologi kekerasan dari temuan penyelidikan kami,” ungkap John Bennet.
Kami menemukan adanya upaya untuk memecah-belah. Kami melihat penyerang memiliki kecenderungan melakukan berbagai tindakan kekerasan,” lanjut dia.
Pekan lalu, seorang warga Amerika berkulit putih, Santino William Legan, menyerang sebuah festival makanan yang dihadiri oleh warga yang berasal dari Amerika Selatan.
Serangan tersebut menewaskan tiga orang dan melukai 12 lainnya.
Sesaat sebelum melakukan serangan, penyerang mengatakan akan menembaki 500 orang di akun media sosialnya.