Rhany Chairunissa Rufinaldo
28 Maret 2019•Update: 28 Maret 2019
Vakkas Dogantekin
ANKARA
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan museum Hagia Sophia di Istanbul akan diubah kembali menjadi masjid, Rabu.
"Ayasofya (Haghia Sophia) tidak akan lagi disebut museum. Statusnya akan berubah. Kami akan menyebutnya masjid," kata Erdogan dalam sebuah siaran langsung televisi.
Mengecam kritik para pejabat asing terhadap keputusan itu, Erdogan mengingatkan kembali kebisuan mereka atas serangan terhadap Masjid Al-Aqsa di Yerusalem.
"Mereka yang tetap diam ketika Masjid Al-Aqsa diserang, diinjak-injak, jendelanya dihancurkan, tidak bisa memberi tahu kami apa yang harus kami lakukan tentang status Ayasofya," ujar dia.
Hagia Sophia, yang dijuluki "Keajaiban Dunia ke-8" oleh para sejarawan, adalah salah satu museum yang paling banyak dikunjungi di dunia dalam hal seni dan sejarah arsitektur.
Museum itu digunakan sebagai gereja selama 916 tahun dan pada 1453, diubah menjadi masjid oleh Fatih Sultan Mehmet ketika Ottoman menaklukkan Istanbul.
Setelah mengalami restorasi selama era Ottoman dan penambahan menara oleh arsitek Mimar Sinan, Hagia Sophia menjadi salah satu monumen arsitektur dunia terpenting.