Pizaro Gozali İdrus
26 November 2018•Update: 27 November 2018
Pizaro Gozali
JAKARTA
Empat orang tewas di Thailand selatan dalam rangkaian serangan di provinsi-provinsi di Thailand selatan, lansir Bangkok Post pada Senin.
Kejadian bermula pada Minggu sore waktu setempat saat sejumlah orang bersenjata menembaki para petugas desa di pasar Tha Yee, desa Ban Huay Pling, provinsi Songkhla.
Serangan itu menewaskan dua paramiliter dan wakil kepala desa setempat.
Saat melancarkan aksinya, para pelaku menutupi kepalanya dengan jilbab dan berpakaian seperti wanita agar terlihat seperti dua pasangan berbelanja di pasar.
Kejadian penembakan berlanjut di distrik Sai Buri, Provinsi Patani. Seorang pria bersenjata menembak seorang warga hingga tewas di tempat.
Sementara itu, orang-orang bersenjata juga melancarkan aksi penembakan di sebuah paviliun yang digunakan pasukan penjaga paramiliter di distrik Rangae, Narathiwat. Namun tidak ada yang terluka dalam kejadian ini.
Sejak 2004, konflik bersenjata di empat provinsi di selatan Thailand telah menewaskan 7.000 jiwa.
Pada 2013, Thailand pertama kalinya menandatangani perundingan damai bersama Barisan Revolusi Nasional (BRN) Melayu Patani, salah gerakan pembebasan kemerdekaan Patani, yang diwakili Hasan Thoiyib.
Namun perundingan damai tersebut masih menemui jalan buntu dan hingga kini kekerasan masih terus menyelimuti wilayah Thailand selatan.