Maria Elisa Hospita
24 September 2020•Update: 24 September 2020
ANKARA
Korea Selatan mengumumkan bahwa seorang pejabatnya yang hilang sejak Senin ditembak mati oleh Korea Utara dan jasadnya kemudian dibakar.
Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengatakan pejabat yang terafiliasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan itu hilang dari sebuah kapal di perairan dekat Yeonpyeong.
"Korea Utara menemukan pria itu di perairannya, kemudian menembaki dan membakar tubuhnya. Itu adalah hasil analisis militer kami yang bersumber dari berbagai intelijen," papar kementerian dalam sebuah pernyataan.
“Kami mengutuk keras tindakan brutal tersebut dan mendesak Korea Utara untuk memberikan penjelasan dan menghukum mereka yang bertanggung jawab. Kami juga memperingatkan Korea Utara bahwa mereka bertanggung jawab sepenuhnya atas insiden ini," tambah kementerian.
Militer Korsel meyakini orang yang hilang itu melompat ke laut dalam upayanya untuk membelot ke Korut dan hanyut sampai ke perairan Korut.
"Tentara Korut kemudian menembakinya dan menuangkan minyak ke seluruh tubuhnya untuk membakarnya, yang kemungkinan besar adalah instruksi dari atasannya," ungkap Kepala Staf Gabungan Korea Selatan.
Ini adalah pertama kalinya dalam lebih dari 12 tahun seorang warga Korea Selatan ditembak mati di Korea Utara.
Insiden itu kemungkinan akan meningkatkan ketegangan antara kedua negara, yang baru-baru ini memanas karena selebaran propaganda.
.*Ditulis oleh Islamuddin Sajid