Maria Elisa Hospita
30 Oktober 2019•Update: 30 Oktober 2019
Hussein Amir
BAGHDAD
Ratusan demonstran memblokir gerbang pelabuhan Umm Qasr di Provinsi Basra, selatan Irak.
Pelabuhan Umm Qasr adalah salah satu pelabuhan terkemuka dan terbesar di Irak.
"Arus masuk truk terhenti ketika ratusan demonstran menggunakan benda-benda seperti ban, batu, dan logam untuk memblokir gerbang pelabuhan," kata seorang perwira polisi kepada Anadolu Agency.
Kelompok hak asasi manusia mengungkapkan lebih dari 80 orang tewas dan lebih dari 3.600 lainnya terluka sejak gelombang protes kedua dimulai di beberapa provinsi Irak pada Jumat.
Gelombang protes pertama dimulai awal Oktober dan menyebabkan 149 demonstran dan delapan personel keamanan tewas.
Kemarahan telah meningkat di Irak dalam beberapa tahun terakhir karena meningkatnya pengangguran dan maraknya praktik korupsi.
Selain itu, masih banyak warga di negara ini yang memiliki akses terbatas ke layanan dasar seperti listrik dan air bersih.
Menurut Bank Dunia, angka pengangguran kaum muda Irak adalah sekitar 25 persen.
Irak juga menempati peringkat ke-12 sebagai negara paling korup di dunia.