Maria Elisa Hospita
10 Januari 2018•Update: 11 Januari 2018
Ali Mukarrem Garip
KIRKUK, Irak
Kelompok militan Daesh telah menghancurkan 116 desa di Provinsi Kirikuk, Irak, dalam tiga tahun terakhir, kata gubernur Kirkuk Rakan Saed kepada Anadolu Agency, Selasa.
Saed mengatakan, ribuan warga saat ini terpaksa tinggal di tenda-tenda pengungsian dekat pusat kota Kirkuk.
Ia menambahkan bahwa daerah selatan Kirkuk adalah daerah di Irak yang terkena dampak paling parah akibat serangan Daesh.
Menurut Saed, banyak desa yang tidak memiliki akses listrik, air bersih, pembuangan limbah, pendidikan, dan kesehatan.
"Penduduk desa tidak mungkin kembali ke rumah mereka sebelum infrastruktur desa yang hancur total direkonstruksi. Untuk rekonstruksi, kami membutuhkan bantuan negara," ungkap Saed.
Oktober lalu, pasukan Irak menduduki distrik Hawija, kira-kira 45 kilometer sebelah barat kota Kirkuk, yang dianggap sebagai salah satu markas terakhir kelompok teroris di Irak utara.
Dalam beberapa bulan terakhir, Daesh telah mengalami serangkaian kekalahan besar di Irak dan Suriah, setelah menguasai sebagian besar wilayah kedua negara tersebut sejak pertengahan 2014.