Muhammad Abdullah Azzam
28 Mei 2019•Update: 29 Mei 2019
Ali Mukarrem Garip
KIRKUK
Organisasi teroris Daesh membakar total 5.000 hektar lahan pertanian di berbagai daerah, terutama di wilayah-wilayah yang dilanda konflik di Irak.
Kelompok teroris Daesh pada malam hari membakar lahan pertanian yang menjadi mata pencaharian bagi para petani di provinsi Kirkuk, Salahaddin, Enbar, Mosul dan Diyal.
Pejabat Kementerian Dalam Negeri Irak, Kadim Salman mengatakan kepada Anadolu Agency, lima ribu hektar lahan pertanian di Irak dibakar oleh milisi Daesh.
Salman mengatakan bahwa pemerintah telah mendirikan badan penanggulangan krisis untuk mencegah aksi-aksi pembakaran lahan seperti itu.
Gubernur Kirkuk Rakan Said mengatakan kepada Aandolu Agency bahwa para teroris mencoba menghukum masyarakat yang tak tunduk kepada mereka dengan membakar pertanian yang menjadi sumber pendapatan terpenting masyarakat.
Pada pertengahan 2014, Daesh menyerbu sekitar sepertiga wilayah Irak, termasuk Kota Mosul di sebelah utara.
Akhir 2017 lalu, tentara Irak—dengan bantuan koalisi militer pimpinan AS—memulihkan sebagian besar wilayah dari kelompok teroris terkenal itu.
Meski para pejabat di Baghdad mengatakan sebagian besar keberadaan Daesh di negara itu telah dimusnahkan, namun kelompok teroris itu terus menggelar serangan sporadis di Provinsi Nineveh, Kirkuk, Diyala, Saladin dan Anbar Irak.