Maria Elisa Hospita
04 Januari 2018•Update: 04 Januari 2018
WASHINGTON
Cuaca dingin ekstrem telah mengakibatkan 9 orang tewas, sementara suhu dingin diperkirakan masih akan berlangsung sepanjang pekan ini.
Dingin ekstrem menyerang seluruh wilayah daratan Amerika Serikat (AS), kecuali di selatan California dan Florida selatan, menurut Layanan Cuaca Nasional (NWS).
Di Chicago, suhu angin dingin mencapai minus 37 derajat Celcius pada Selasa.
The arctic air-fueled freeze is affecting all areas of the U.S. mainland except southern California and southern Florida, according to the National Weather Service.
Bahkan, tiga hiu perontok ditemukan mati beku di pantai Massachusetts. Konservasi Hiu Putih Atlantik mengatakan bahwa dua hiu pertama yang ditemukan "kemungkinan terdampar karena serangan suhu dingin". Sementara hiu ketiga terlalu beku diautopsi.
Cuaca dingin ekstrem telah menyebabkan sejumlah kematian di seluruh penjuru AS, dari West Virginia sampai North Dakota.
ABC News melaporkan bahwa cuaca dingin telah menewaskan sembilan jiwa. Baru-baru ini, seorang pria tunawisma ditemukan tewas kedinginan oleh polisi di St. Louis, Missouri, di dalam tempat sampah.
The Associated Press juga menyebutkan bahwa polisi menduga cuaca ekstrem adalah penyebab utama tewasnya seorang pria yang ditemukan di dekat sungai di Bismarck, North Dakota, di mana suhu mencapai level terendah, -32 derajat Celsius.