Rabia İclal Turan
24 Februari 2022•Update: 25 Februari 2022
ISTANBUL
Presiden AS pada Kamis melakukan panggilan telepon dengan Presiden Ukraina, guna membahas "serangan yang tidak beralasan dan tidak dapat dibenarkan oleh pasukan militer Rusia."
Joe Biden mengatakan Presiden Volodymyr Zelensky "menghubungi dia malam ini", dan menambahkan bahwa dia mengutuk "serangan yang tidak beralasan dan tidak dapat dibenarkan ini oleh pasukan militer Rusia."
"Saya memberi tahu dia tentang langkah-langkah yang kami ambil untuk menggalang kecaman internasional, termasuk malam ini di Dewan Keamanan PBB," kata Biden.
"Dia (Zelensky) meminta saya untuk menyerukan para pemimpin dunia untuk berbicara dengan jelas menentang agresi Presiden Putin dan berdiri bersama rakyat Ukraina," tambah Biden.
Mengingatkan bahwa dia akan bertemu dengan para pemimpin G7 besok, Biden menekankan bahwa AS dan sekutunya "akan menjatuhkan sanksi berat terhadap Rusia."
"Kami akan terus memberikan dukungan dan bantuan kepada Ukraina dan rakyat Ukraina," kata presiden AS.
Rusia telah meluncurkan invasi skala penuh ke Ukraina dan menargetkan daerah-daerah utama di kota-kota dengan senjata dan rudal, menurut laporan.
Pada Kamis pagi, ledakan dilaporkan di beberapa provinsi Ukraina, termasuk ibu kota Kyiv, dan beberapa tank dilaporkan melintasi perbatasan dengan Belarus ke Ukraina.
Dalam sebuah pernyataan pada Kamis pagi, Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan akan menggunakan "senjata presisi tinggi" untuk menonaktifkan sistem pertahanan udara, bandara militer, dan angkatan udara di Ukraina.