Dunia

Biden umumkan langkah baru terkait vaksinasi Covid-19

Presiden AS memerintahkan persyaratan ketat untuk pekerja federal yang tidak divaksinasi dan mendorong bisnis swasta untuk melakukan hal yang sama

Michael Gabriel Hernandez   | 30.07.2021
Biden umumkan langkah baru terkait vaksinasi Covid-19 Presiden Amerika Serikat Joe Biden. ( Dildar Baykan - Anadolu Agency )

Washington DC

Michael Hernandez

WASHINGTON

Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengumumkan langkah-langkah baru yang diambil pemerintahannya untuk memerangi apa yang disebutnya "pandemi bagi orang yang tidak divaksinasi" di tengah lonjakan kasus Covid-19 karena varian baru.

Biden mengatakan varian Delta telah mendorong otoritas kesehatan AS untuk memperingatkan bahwa kasus akan terus meningkat sebelum mulai turun, menggambarkannya sebagai "tragedi Amerika," tetapi lonjakan itu tidak mungkin diikuti oleh peningkatan rawat inap dan kematian yang sebanding karena sekitar 164 juta orang Amerika telah divaksinasi lengkap.

“Vaksin adalah pertahanan terbaik melawan Anda yang sakit parah akibat Covid-19. Pertahanan terbaik. Gambar-gambar rumah sakit di beberapa negara bagian yang dipenuhi pasien tidak perlu, dapat dihindari dan tragis. Kami akan membantu sistem kesehatan apa pun yang kelebihan beban dan tidak mampu mengatasi lonjakan kasus. Kami siap melakukannya,” ungkap dia.

Biden juga berbicara tentang frustrasi yang dialami banyak orang sudah divaksin tapi masih menghadapi kemungkinan kembali ke pembatasan terkait virus karena kasus melonjak dan tingkat vaksinasi harian menurun.

"Saya mengerti bahwa banyak dari Anda di mayoritas frustrasi dengan konsekuensi dari kegagalan minoritas untuk divaksinasi. Tapi saya ingin Anda tahu saya akan terus melakukan semua yang saya bisa untuk mendorong yang tidak divaksinasi untuk divaksinasi. Itu termasuk mengatasi keraguan dan informasi yang salah secara langsung," ujar dia.

Presiden mengumumkan serangkaian langkah-langkah baru yang dia ambil, termasuk mengamanatkan pekerja federal yang tidak divaksinasi untuk mengenakan masker dan jarak sosial di tempat kerja serta tunduk pada tes ketat yang akan dilakukan sekali atau dua kali seminggu.

Dia juga mendorong pengusaha swasta untuk memberlakukan tindakan yang sama.

Biden meminta pemerintah negara bagian dan lokal untuk menawarkan insentif USD100 untuk siapa saja yang tidak divaksinasi agar bisa mendapatkan vaksin dengan menggunakan dana stimulus yang tidak digunakan dan memerintahkan Pentagon untuk mempelajari bagaimana dan kapan akan menambahkan vaksin Covid-19 bagi anggotanya.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.