Ekip
18 Februari 2022•Update: 21 Februari 2022
WASHINGTON
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada Kamis mengatakan bahwa Rusia dapat menyerang Ukraina dalam beberapa hari ke depan dan menekankan bahwa resolusi diplomatik masih mungkin dilakukan.
Ancaman invasi "sangat tinggi" dan Moskow sedang memindahkan pasukan dan mungkin terlibat dalam operasi bendera palsu, kata Biden kepada wartawan di Gedung Putih sebelum perjalanannya ke negara bagian Ohio.
Ketika ditanya apakah menurutnya Rusia akan melakukan invasi, Biden menjawab, "Ya, saya tahu. Tidak sekarang. Menurut saya ini akan terjadi dalam beberapa hari ke depan."
"Makanya saya minta Menlu Blinken untuk datang ke PBB dan menyampaikan pernyataannya hari ini," imbuh dia.
Biden mengatakan dia sedang menunggu tanggapan atas suratnya yang dikirim ke Presiden Rusia Vladimir Putin.
Dia mengatakan Rusia belum memindahkan pasukan dari sekitar Ukraina tetapi telah menambahkannya lebih banyak.
"Kami memiliki alasan untuk percaya bahwa mereka terlibat dalam operasi bendera palsu untuk memiliki alasan untuk tetap masuk. Setiap indikasi yang kami miliki adalah mereka siap untuk memasuki Ukraina, menyerang Ukraina," kata presiden AS.
Seorang pejabat senior pemerintahan Biden pada Rabu mengatakan bahwa Rusia telah memindahkan hingga 7.000 pasukan ke perbatasan Ukraina, berlawanan klaim Moskow bahwa pihaknya menarik kembali beberapa pasukan.