Ibrahim al-Khazen
07 Februari 2024•Update: 09 Februari 2024
DOHA, Qatar
Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani pada Selasa menyerukan gencatan senjata segera di Jalur Gaza selama pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken di Doha.
Pembicaraan antara kedua pihak membahas hubungan strategis antara Doha dan Washington serta perkembangan di Gaza dan wilayah Palestina lainnya, lapor kantor berita resmi Qatar QNA.
Sheikh Tamim menggarisbawahi pentingnya “upaya regional dan global untuk segera mencapai gencatan senjata, melindungi warga sipil, dan memberikan bantuan kemanusiaan yang memadai dan berkelanjutan ke seluruh wilayah Jalur Gaza.”
Blinken menyatakan apresiasi AS atas upaya emir Qatar untuk mencapai kesepakatan pertukaran sandera di Gaza, kata QNA.
Menlu AS pada Senin memulai kunjungan ke kawasan Teluk dalam upaya diplomatik terbarunya untuk mendorong gencatan senjata di Gaza dan kesepakatan pertukaran sandera antara Hamas dan Israel.
Dia mengunjungi Arab Saudi dan Mesir dan juga dijadwalkan mengunjungi Israel, dan Tepi Barat selama kunjungan tersebut.
Menyusul serangan kelompok Palestina Hamas pada 7 Oktober, Israel melancarkan serangan bertubi-tubi ke Gaza yang telah menewaskan sedikitnya 27.585 warga Palestina dan melukai 66.978 lainnya, sementara hampir 1.200 warga Israel diyakini tewas dalam serangan Hamas.
Serangan Israel telah menyebabkan 85 persen penduduk Gaza menjadi pengungsi di tengah kekurangan makanan, air bersih dan obat-obatan, sementara 60 persen infrastruktur di wilayah kantong tersebut telah rusak atau hancur, menurut laporan PBB.