Maria Elisa Hospita
25 September 2018•Update: 25 September 2018
Yusuf Hatip
BRUSSEL
Belgia dan Turki telah sepakat untuk menjalin kembali dan memperbaiki hubungan kedua negara.
Saat diwawancarai surat kabar Belgia Le Soir, Perdana Menteri Charles Michel menggambarkan pertemuannya dengan Presiden Recep Tayyip Erdogan pada Senin sebagai pertemuan yang "terbuka dan tulus".
Michel dan Erdogan bertemu di New York jelang sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-73 yang digelar pada Selasa.
“Kami saling bertukar pandang tentang sejumlah hal, di antaranya isu-isu peran geopolitik Turki di Suriah, perang melawan terorisme, migrasi, bahkan hubungan Turki dengan Uni Eropa, AS, dan Rusia pun dibahas,” ungkap Michel.
“Belgia telah memutuskan untuk menghidupkan kembali hubungan dengan Turki. Kami berencana untuk mengadakan pertemuan unit keamanan kami sesegera mungkin," jelas dia.
"Selain itu kami akan melanjutkan kembali pertemuan trilateral antara menteri kehakiman, menteri luar negeri, dan menteri dalam negeri kedua negara, yang sempat terhenti setelah percobaan kudeta di Turki," kata PM Belgia.
Michel juga mengatakan Belgia dan Turki memiliki pandangan yang sama dalam kerja sama melawan terorisme.