Maria Elisa Hospita
19 November 2019•Update: 21 November 2019
Waleed Abdullah
TRIPOLI
Tiga belas warga sipil terluka dalam serangan udara yang dilancarkan oleh pasukan Libya Timur di barat Kota Misrata.
Menurut Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) yang diakui PBB, pasukan yang dipimpin oleh komandan militer Khalifa Haftar di Libya Timur menargetkan gudang senjata di kota itu pada Selasa.
"Empat serangan udara menargetkan gudang senjata dan berhasil mencapai sasaran mereka," kata kantor media pasukan Haftar dalam sebuah pernyataan.
Sebelumnya, pada Senin, GNA menuding Uni Emirat Arab (UEA) melancarkan serangan udara di sebuah pabrik di selatan Tripoli, hingga menewaskan tujuh orang.
GNA mengklaim bahwa UEA mendukung serangan Haftar di Tripoli, tetapi Abu Dhabi telah membantah tuduhan itu.
Pada April, pasukan Haftar meluncurkan kampanye militer untuk merebut Tripoli dari GNA yang diakui secara internasional. Namun, sejauh ini upaya mereka selalu gagal.
Sejak wafatnya Presiden Muammar Kaddafi pada 2011, dua kursi kekuasaan muncul di Libya, yaitu di Tripoli dan di Libya Timur.
*Ahmed Asmar turut melaporkan dari Ankara