Chandni
09 Januari 2018•Update: 09 Januari 2018
Zahid Rafiq
SRINAGAR, Jammu and Kashmir
Tiga militan tewas dibunuh pada Senin dalam insiden baku tembak dengan Pasukan Bersenjata India di wilayah sengketa Jammu Kashmir.
Menurut polisi setempat, pasukan India memiliki informasi mengenai adanya militan di desa Zuhama, distrik Budgam.
"Ketiga militan tewas dalam baku tembak," kata seorang polisi senior kepada Anadolu Agency.
Dia mengatakan dua dari militan tewas itu merupakan warga Pakistan sedangkan satu lagi adalah penduduk lokal dari utara Kashmir.
Protes merebak di kawasan tersebut menyusul peristiwa itu.
Tahun lalu, pasukan India menggelar Operasi All Out untuk menumpas semua militan di wilayah tersebut. Setidaknya 200 militan tewas pada 2017, menurut Shiv Paul Vaid, kepala polisi setempat. Angka itu merupakan yang tertinggi sejak 2010.
Kashmir, wilayah Himalaya dengan mayoritas peduduk Muslim, terbagi menjadi area yang diduduki India dan Pakistan, serta sebagian kecil diduduki Cina.
India dan Pakistan telah berperang 3 kali – pada 1948, 1965 dan 1971 – sejak berpisah pada 1947, dua pertempuran itu terkait Kashmir. Kelompok pemberontak di Jammu dan Kashmir terus berjuang untuk kemerdekaan dari kuasa India, atau untuk bergabung dengan Pakistan.
Lebih dari 70.000 orang telah tewas dalam konflik itu sejak 1989. India menempatkan lebih dari setengah juta tentara di area yang disengketakan itu.