Chandni Vasandani
28 Agustus 2017•Update: 29 Agustus 2017
By Canberk Yuksel
NEW YORK
Sebanyak 5 orang dilaporkan meninggal sementara Badai Tropis Harvey menerjang Texas pada Minggu, dengan kota Houston yang terancam banjir parah.
Lebih dari 1.000 warga diselamatkan dari banjir bandang di Houston, lapor Layanan Cuaca Nasional AS.
Kepala polisi kota tersebut Art Acevedo memastikan adanya korban tewas pada Sabtu malam – korban fatal kedua akibat Harvey.
Hujan deras di Houston mengakibatkan kerusakan pada gedung-gedung dan pemadaman listrik yang berdampak pada ribuan warga, menurut foto-foto yang beredar di media sosial.
Sebuah video yang diunggah ke Twitter menampilkan sebuah mobil yang hampir seluruhnya tenggelam di bawa jalur tol.
Harvey diklasifikasi sebagai badai kategori 4 pada Jumat malam, dan memorak-porandakan Texas dengan angin kencang berkekuatan 210 kilometer per jam.
Pada Sabtu siang kategori Harvey diturunkan menjadi badai tropis namun Pusat Badai Nasional mengatakan badai itu akan membawa “bencana hujan berhari-hari” diperkirakan selama 5-6 hari.
Kota Houston pada Minggu pagi mengatakan telah menyediakan pasukan darurat. “Layanan 911 pada kapasitas penuh. Bila Anda masih bisa di rumah, tetaplah di sana. Beberapa sentimeter banjir tidak berbahaya. Hanya menelepon bila menghadapi bahaya,” cuit mereka di Twitter.
Pihak berwenang mengumumkan penghentian sementara layanan kereta, sementara 3.000 penerbangan dibatalkan hingga Senin.
Presiden AS Donald Trump bercuit pada Twitter bahwa “peneliti mengatakan Harvey adalah badai yang datang sekali dalam 500 tahun!
“Kita mengerahkan semua tenaga dengan baik!” tulisnya.
Trump juga mengatakan dia akan ke Texas secepat mungkin namun tidak ingin mengganggu upaya penyelamatan.