Muhammad Abdullah Azzam
05 Januari 2018•Update: 05 Januari 2018
Betül Yürük
NEW YORK
Wilayah timur laut Amerika Serikat (AS) mengalami penurunan tekanan udara ekstrem akibat badai salju yang menerjang wilayah tersebut.
Gubernur New York Andrew Cuomo mengumumkan pada Kamis kondisi darurat di wilayahnya.
Badai salju yang diberi nama “bombogenesis” itu menyebabkan sekolah-sekolah dan instansi-instansi pemerintah dinonaktifkan karena suhu udara yang sangat dingin dan turunnya salju dalam jumlah yang besar.
Pemerintah telah memperingatkan masyarakat agar tidak keluar rumah jika tidak ada hal darurat.
Angin kencang dan hujan salju yang lebat juga mempengaruhi aliran listrik dan mengganggu aktivitas warga di pantai wilayah timur laut AS. Dikabarkan ribuan orang tidak mendapatkan pasokan listrik.
Akibat cuaca buruk itu, lebih dari tiga ribu penerbangan dibatalkan dan dialihkan ke bandara lain di sekitarnya. Penerbangan dari bandara John F Keneddy di New York dihentikan.
Dalam minggu terakhir ini, sebanyak 17 orang tewas akibat cuaca buruk tersebut.