Maria Elisa Hospita
23 April 2019•Update: 23 April 2019
Godfrey Olukya
KAMPALA, Uganda
Sedikitnya 20 orang tewas di distrik Buyende, Uganda Timur, setelah rumah mereka dihantam hujan deras disertai badai kencang.
“Tiga sub-distrik di distrik Buyende pada Senin malam dilanda badai yang menghancurkan lebih dari 200 rumah. Lebih dari 20 orang tewas terkena puing-puing rumah yang hancur,” kata William Kiiza, kepala distrik Buyende, kepada Anadolu Agency.
Steven Wagumale, ketua Kidera, salah satu sub-distrik yang terkena dampak, mengatakan hujan deras mulai turun pukul 20.00 waktu setempat (1700GMT) dan berlangsung selama tiga jam.
"Saat hujan berhenti, ratapan dan isak tangis terdengar di seluruh penjuru desa," tutur dia.
Menurut dia, lebih dari 200 orang terluka akibat sejumlah insiden terkait hujan.
''Kami mengimbau pemerintah untuk menampung kami dan memasok makanan. Rumah dan lahan pertanian kami hancur. Kami sangat membutuhkan bantuan,'' ujar Gregory Wanyama, seorang penduduk yang turut menjadi korban.
Pemerhati lingkungan di Uganda kerap memperingatkan warga Uganda agar tidak menebang pohon untuk membuat arang karena hal itu akan memperparah dampak badai dan hujan es selama musim hujan.