Pizaro Gozali Idrus,Erric Permana
01 Maret 2021•Update: 01 Maret 2021
JAKARTA
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memastikan pertemuan ASEAN yang akan membahas mengenai kondisi Myanmar akan dilakukan pada Selasa besok.
"Iya, rencananya begitu [pertemuan dilakukan pada Selasa]," jelas Menteri Retno kepada Anadolu Agency melalui pesan singkat pada Senin.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia Teuku Faizasyah mengatakan pertemuan tersebut akan dilakukan secara virtual.
"Pertemuan sekitar pukul 15.00 WIB," jelas Faizasyah kepada Anadolu Agency melalui pesan singkat
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan juga mengkonfirmasi pertemuan khusus para menteri luar negeri ASEAN dan militer Myanmar yang digelar pada Selasa.
“Kami percaya pada keterlibatan dan dialog dengan itikad baik bersama semua pemangku kepentingan terkait,” kata Balakrishnan dalam debat Komite Kementerian Luar Negeri Singapura pada Senin.
Dia mengatakan pertemuan khusus menteri luar negeri ASEAN akan diadakan melalui konferensi video dan para menteri luar negeri akan mendengarkan keterangan perwakilan dari otoritas militer Myanmar.
Dia juga meminta pihak-pihak di Myanmar turut terlibat dalam diskusi guna mencapai rekonsiliasi nasional dan mengembalikan negara itu ke jalur transisi demokrasi.
“Tapi ini hanya bisa dimulai jika tahanan politik termasuk pemimpin sipil Aung San Suu Kyi dan Presiden Win Myint segera dibebaskan,” ucap dia.
Balakrishnan juga mengatakan ASEAN akan bekerja sama dengan mitra eksternal untuk mendorong dialog inklusif dengan para pemangku kepentingan utama.
“Kita harus memastikan bahwa hubungan yang saling menguntungkan yang telah dibangun ASEAN dan mitra kita tidak dilumpuhkan oleh masalah ini,” ujar dia.