Dunia

AS sambut baik pertemuan Armenia-Azerbaijan di Brussel

Deplu AS mendesak dialog untuk melanjutkan, dan mengintensifkan keterlibatan diplomatik kedua negara Kaukasus itu

Michael Gabriel Hernandez   | 21.05.2022
AS sambut baik pertemuan Armenia-Azerbaijan di Brussel Ilustrasi (Foto file - Anadolu Agency)


WASHINGTON 

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) pada Jumat menyambut baik pembicaraan bilateral yang sedang berlangsung antara Armenia dan Azerbaijan sebelum pertemuan penting yang diarahkan pada pembentukan zona perdamaian di Kaukasus selatan.

"Kami tetap berkomitmen untuk mempromosikan masa depan yang damai, demokratis dan sejahtera untuk wilayah Kaukasus Selatan," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price kepada wartawan melalui panggilan konferensi.

“Sebagai bagian dari itu, kami mendesak dialog ini untuk melanjutkan, dan mengintensifkan keterlibatan diplomatik mereka, untuk memanfaatkan mekanisme yang ada atas keterlibatan langsung dalam upaya menemukan solusi komprehensif untuk semua masalah luar biasa yang terkait dengan atau akibat dari Konflik Nagorno Karabakh dan, untuk menormalkan hubungan mereka," tambah Price.

AS tetap siap membantu Yerevan dan Baku dalam upaya tersebut, lanjut dia.

Perdana Menteri Armenia Nikol Pashiyan dan Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev dijadwalkan melakukan pertemuan trilateral akhir pekan ini di Brussel dengan Presiden Dewan Eropa Charles Michel.

Pertemuan itu akan menandai pertemuan kedua dalam beberapa bulan karena para pihak berusaha untuk menengahi kesepakatan damai.

Setelah pertemuan April, Michel mengatakan Aliyev dan Pashinyan menyatakan keinginan mereka untuk “bergerak cepat menuju kesepakatan damai antara negara mereka.”

Para pihak juga sepakat untuk mengadakan Komisi Perbatasan Gabungan.

Hubungan antara kedua negara bekas Soviet telah tegang sejak tahun 1991, ketika militer Armenia menduduki Nagorno-Karabakh, sebuah wilayah yang diakui secara internasional sebagai bagian dari Azerbaijan, dan tujuh wilayah yang berdekatan.

Bentrokan baru meletus pada September 2020, dan konflik selama 44 hari membuat Azerbaijan membebaskan beberapa kota dan lebih dari 300 pemukiman dan desa yang diduduki oleh Armenia selama hampir 30 tahun.

Perjanjian tripartit yang ditengahi oleh Rusia guna mengakhiri perang dilakukan pada November 2020.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın