Rhany Chairunissa Rufinaldo
14 Februari 2019•Update: 18 Februari 2019
BEIRUT
Duta Besar Arab Saudi untuk Beirut pada Rabu mengumumkan bahwa Riyadh telah mencabut larangan perjalanan ke Lebanon bagi warga negaranya.
Pada sebuah konferensi pers, Duta Besar Walid Bukhari mengatakan keputusan untuk mencabut larangan itu terkait dengan kondisi keamanan Lebanon yang semakin membaik.
Bukhari berbicara kepada wartawan setelah pertemuan tertutup dengan Perdana Menteri Lebanon Saad Hariri dan Nizar bin Sulaiman al-Alula, seorang utusan kerajaan Saudi yang sedang mengunjungi Beirut.
Larangan Arab Saudi untuk melakukan perjalanan ke Lebanon pertama kali diberlakukan pada akhir 2017 setelah Hariri, selama kunjungan yang menegangkan ke Riyadh, tiba-tiba mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan perdana menteri, sebuah keputusan yang dibatalkannya dua minggu kemudian sekembalinya ke tanah air.