Seda Sevencan
05 Oktober 2021•Update: 06 Oktober 2021
ISTANBUL
Taiwan pada Senin mengatakan bahwa puluhan pesawat militer China memasuki wilayah pertahanan udaranya, serangan harian terbesar yang pernah dilakukan China sejak September tahun lalu.
Sebanyak 52 pesawat China terbang di zona identifikasi pertahanan udara Taiwan pada Senin, kata Kementerian Pertahanan di Twitter.
Taiwan menugaskan pesawat patroli udara tempur, mengeluarkan peringatan radio, dan mengerahkan sistem rudal pertahanan udara untuk memantau aktivitas tersebut, tambah kementerian itu.
Pada Hari Nasional China1 Oktober, yang memperingati pembentukan Republik Rakyat China, dan dalam dua hari berikutnya, total 93 pesawat telah melanggar area yang dinyatakan sebagai zona identifikasi pertahanan udara oleh Taiwan.
Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan 38 pesawat memasuki zona itu pada 1 Oktober, 39 pesawat pada 2 Oktober, dan 16 unit pada 3 Oktober.
China mengklaim Taiwan sebagai "provinsi yang memisahkan diri", sementara Taipei bersikeras sudah merdeka sejak 1949.
Taiwan mendefinisikan zona identifikasi pertahanan udara sebagai area yang melampaui ruang udaranya di mana pengontrol lalu lintas udara meminta pesawat yang masuk untuk mengidentifikasi diri mereka.