Muhammad Abdullah Azzam
15 Mei 2020•Update: 15 Mei 2020
Omer Koparan
AL-BAB, Suriah
Setidaknya lima warga sipil terluka setelah dua bom secara bersamaan meledak pada Kamis tengah malam di distrik Al-Bab, Suriah utara.
Serangan bom tersebut terjadi di dua titik terpisah di pusat distrik Bab, yang telah dibersihkan dari teroris dalam Operasi Perisai Eufrat Operation Euphrates Shield.
Tim medis telah memindahkan korban luka-luka ke rumah sakit di daerah itu.
Bom-bom tersebut menyebabkan kerusakan di lingkungan tempat kejadian.
Pasukan keamanan setempat mencurigai teroris YPG/PKK berada di balik serangan itu.
Sebelumnya, 18 warga sipil terluka akibat ledakan bom di Bab di jalan raya yang padat pada 10 Mei lalu, pada waktu berbuka puasa.
Distrik Al-Bab telah dibersihkan dari unsur-unsur teroris YPG/PKK pada 2016 sebagai bagian dari Operasi Perisai Eufrat Turki, operasi yang diluncurkan untuk menumpas teroris di sepanjang perbatasan Suriah dan berakhir pada Maret 2017.
Sejak 2016, Turki meluncurkan tiga operasi antiteror - Perisai Eufrat (2016), Ranting Zaitun (2018), dan Mata Air Perdamaian (2019) di Suriah Utara yang bertujuan mencegah pembentukan koridor teror, memberikan rasa aman bagi penduduk setempat, serta melindungi warga sipil dari serangan teror.
Dalam terornya melawan Turki selama lebih dari 30 tahun, PKK - yang terdaftar sebagai organisasi teror oleh Turki, Amerika Serikat, dan Uni Eropa - bertanggung jawab atas kematian 40.000 orang, termasuk perempuan, anak-anak, dan bayi.
YPG adalah cabang PKK di Suriah.