14 Oktober 2017•Update: 15 Oktober 2017
Barry Ellsworth
TRENTON, Ont.
Keluarga Joshua Boyle, yang diselamatkan setelah lima tahun diculik dan berada di tangan sebuah organisasi teroris, tiba di Toronto, Jumat malam waktu setempat.
Jaringan Haqqani, yang memiliki hubungan dengan Taliban, menculik Boyle, warga Kanada dengan istrinya Caitlan Coleman yang merupakan warga Amerika Serikat (AS) saat pasangan tersebut melakukan perjalanan hiking di Afghanistan pada tahun 2012 silam.
Mereka diselamatkan oleh tentara Pakistan dalam "operasi berbasis intelijen" pada hari Rabu.
Ketika keluarga tersebut mendarat di Bandara Internasional Pearson Toronto, mereka disambut oleh orang tua Boyle yang melihat cucu mereka untuk pertama kalinya. Coleman memang melahirkan ketiga anaknya dalam tawanan, dan dia sedang hamil saat dirinya dan sang suami diculik.
Dalam sebuah wawancara dengan ABC News pada hari Jumat di rumahnya di Stewartstown, Pennsylvania, Jim Coleman menyatakan cemas pada Boyle yang menempatkan putrinya dalam bahaya.
"Membawa istri hamil ke tempat yang sangat berbahaya, bagiku, tidak masuk akal," katanya.
Pemerintah Kanada mengeluarkan sebuah pernyataan beberapa saat setelah keluarga tersebut tiba di Toronto.
"Hari ini, kami bergabung dengan keluarga Boyle dengan sukacita atas kembalinya mereka ke Kanada dan bertemu orang yang mereka cintai," demikian bunyi pernyataan tersebut.