Muhammad Abdullah Azzam
17 Januari 2019•Update: 17 Januari 2019
Kasım İleri
WASHINGTON
Pusat Komando Pasukan Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan empat warga Amerika tewas, dua di antaranya tentara, satu staf Kementerian Pertahanan Sipil, dan satu pasukan keamanan bayaran.
Menurut pernyataan tertulis dari CENTCOM, serangan tersebut terjadi saat para pasukan AS sedang melakukan pertemuan bersifat lokal di Manbij pada 16 Januari 2019.
Selain menewaskan empat warga Amerika, serangan bunuh diri itu menyebabkan tiga tentara AS lainnya terluka.
Selain itu, menurut laporan awal para korban jiwa tewas sesaat setelah ledakan bom tersebut.
Pihak berwenang AS mengungkapkan mereka tengah melakukan penyelidikan terkait insiden itu.
Juru bicara pasukan koalisi anti-Daesh pimpinan AS Kolonel Sean Ryan mengungkapkan bahwa Daesh mengklaim serangan yang menewaskan beberapa tentara AS di pusat distrik Manbij, Suriah.
Kolonel Ryan menuturkan serangan bunuh diri menggunakan rompi yang terpasang bom itu menargetkan tentara AS yang sedang rutin berpatroli di daerah itu.
Tentara AS yang terluka dievakuasi dari daerah tersebut dengan helikopter.
Pasukan Turki dan AS memulai patroli bersama di Manbij pada 1 November sebagai bagian dari kesepakatan yang berfokus pada penarikan teroris PYD/YPG dari kota untuk menstabilkan kawasan.
PYD/YPG adalah sekutu PKK, kelompok teroris yang diakui oleh Turki, AS dan Uni Eropa, yang dalam 30 tahun operasi terornya telah merenggut sekitar 40.000 jiwa.