39 jasad dalam kontainer di Inggris diperkirakan tewas membeku
Para korban diperkirakan membeku di dalam peti kemas yang suhunya hingga minus 25 derajat Celcius
Greater London
Tayfun Salcı
LONDON
Sebanyak 39 jasad yang ditemukan di sebuah truk di wilayah Essex, Inggris diklaim merupakan warga negara China.
Informasi dari polisi terkait penemuan 39 jasad kemarin Rabu dalam sebuah kontainer sebuah truk di kawasan industri Waterglade, kota Essex, tenggara Inggris menunjukkan para korban adalah warga China.
Belum ada informasi merinci mengenai di mana, kapan, dan bagaimana 39 orang yang diperkirakan sebagai migran gelap itu masuk ke dalam peti kemas berpendingin itu.
Diperkirakan para korban membeku di dalam peti kemas yang suhunya hingga minus 25 derajat Celcius.
Pihak berwenang Belgia melaporkan bahwa kontainer itu tiba di pelabuhan Zeebrugge pada Selasa pukul 14.49 waktu setempat dan pergi ke Inggris pada hari yang sama.
Otoritas Inggris mengatakan bahwa kontainer yang tiba di pelabuhan Purfleet, Inggris, itu diangkut oleh sebuah truk milik perusahaan yang terdaftar di Bulgaria dan lalu dibawa ke lokasi industri.
Dalam pernyataan tertulis, Kementerian Luar Negeri Bulgaria mengkonfirmasi bahwa truk itu milik perusahaan yang terdaftar di Varna atas nama warga negara Republik Irlandia.
Truk itu telah meninggalkan Bulgaria sebelumnya pada tahun 2017 dan tidak pernah kembali setelah itu.
Menyelidiki kasus itu, polisi Inggris menyatakan pihaknya telah menggerebek dua alamat di Irlandia Utara.
Namun polisi tak memberikan informasi secara tentang perkembangan penyelidikan itu.
Hingga kini polisi menahan pengemudi truk asal Irlandia Utara, Mo Robinson (25) kemarin Rabu.
Peti kemas tersebut telah dipindahkan ke lokasi yang berbeda Rabu malam untuk penyelidikan lebih lanjut dan identifikasi korban.
Pada tahun 2000, ditemukan 58 mayat warga China di dalam sebuah kontainer di kota Dover, Inggris.
Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
