Muhammad Abdullah Azzam
06 Desember 2018•Update: 06 Desember 2018
Adam Abu Bashal
ABUJA
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melaporkan bahwa jutaan anak-anak di Nigeria mengalami dengan gizi buruk.
Penasihat Gizi Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) Dr. Davis Bamidele Omotola menyatakan, sekitar 35 juta anak kekurangan gizi di Nigeria.
Mayoritas dari mereka tinggal di provinsi Borno, Adamawa dan Yobe di mana organisasi teroris Boko Haram aktif menunjukkan keberadaannya.
Omotola menggarisbawahi bahwa 25 juta anak di bawah usia 5 tahun berada terancam kelaparan dan kematian karena kekurangan gizi.
Sebanyak 10 juta anak, kata Omotola, berhadapan dengan kondisi keterbelakangan perkembangan fisik dan mental.
"Satu dari enam anak mengalami malnutrisi serius di negara bagian Borno, Yobe dan Adamawa. Satu dari dua anak mengalami keterbelakangan perkembangan," kata dia.
Omotola menekankan bahwa serangan Boko Haram adalah penyebab krisis gizi buruk terbesar di bagian timur laut negara itu.
"Serangan-serangan yang terjadi menyebabkan berbagai masalah seperti kekurangan pangan di wilayah tersebut, penyebaran berbagai wabah, dan krisis air bersih," ungkap dia.