Davit Kachkachishvili
16 Januari 2023•Update: 17 Januari 2023
DNIPROPETROVSKA, Ukraina
Setidaknya 30 orang tewas akibat serangan rudal Rusia di sebuah gedung apartemen di timur Ukraina, kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada Minggu malam.
"Saat ini, daftar korban tewas sebanyak 30 orang, termasuk satu anak -- seorang gadis, dia berusia 15 tahun," kata Zelenskyy dalam sebuah pernyataan.
"Sampai sekarang, nasib lebih dari 30 orang lainnya yang mungkin berada di gedung itu pada saat serangan rudal teroris masih belum diketahui," imbuh dia.
Pada Sabtu pagi, sebuah rudal Rusia menghantam sebuah gedung apartemen di kota Dnipro, Ukraina timur.
“Hari ini saya menerima laporan dari Dnipro sepanjang hari. Puing-puing sedang dibersihkan di sana. Semua layanan yang diperlukan dikerahkan,” kata Zelenskyy.
“Terima kasih kepada semua orang yang melakukan operasi penyelamatan! Saya berterima kasih kepada Layanan Darurat Negara, polisi dan Garda Nasional. Saya ingin berterima kasih kepada layanan utilitas, dokter kami, semua sukarelawan, warga biasa Dnipro yang membantu!” lanjut dia.
Melaporkan puluhan orang telah diselamatkan dari puing-puing, termasuk enam anak, dia menambahkan, "Operasi penyelamatan akan berlangsung selama ada kesempatan sekecil apapun untuk menyelamatkan nyawa."
Sebelumnya, Zelenskyy mengatakan 73 orang terluka, termasuk 13 anak-anak. Setidaknya 72 apartemen hancur.