Muhammad Abdullah Azzam
25 Maret 2019•Update: 26 Maret 2019
Alaattin Doğru
DAKAR
Setidaknya 134 orang tewas dan 55 lainnya menderita luka-luka dalam serangan oleh sekelompok orang bersenjata di Desa Ogozagou, Mali, lapor media lokal.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres dan Presiden Uni Afrika, Moussa Faki Mohammad mengeluarkan pernyataan yang mengecam serangan terhadap suku Fulani pada akhir pekan kemarin di desa Ogossagou.
Dalam pesannya, Guterres mengutuk serangan keji tersebut yang menewaskan lebih dari 130 orang, termasuk wanita dan anak-anak.
Guterres juga mendesak pemerintah Mali untuk menyelidiki insiden itu dan menyeret mereka yang bertanggung jawab ke pengadilan.
Faki Mohammad mengatakan melalui sebuah pesan di Twitter bahwa dirinya turut merasakan kesedihan atas peristiwa pembunuhan di kota Mopti.
Dalam pesannya Mohammad mengutuk aksi kekerasan tersebut.
Kelompok pemburu Donzo yang mana para anggotanya melakukan penyerangan itu menuduh suku Fulani memberikan dukungan terhadap kelompok teroris di utara negara tersebut.
Para gembala suku Fulani yang tinggal di bagian tengah Mali menjadi sasaran berbagai serangan atas insiden teroris yang terjadi di wilayah tersebut dalam beberapa tahun terakhir.