Ahmed Furkan Mercan
12 Mei 2022•Update: 13 Mei 2022
TOKYO
Pemerintah Jepang pada Kamis membekukan aset lembaga keuangan terbesar Rusia, Sberbank dan Alfa Bank perang Rusia di Ukraina.
Jepang menjatuhkan sanksi ekonomi baru pada Rusia setelah pertemuan online dengan para pemimpin G7 pada Minggu.
Warga negara dan perusahaan Jepang juga sekarang dilarang melakukan investasi di Rusia yang akan memberi mereka saham 10 persen atau lebih.
Memberikan pinjaman kepada perusahaan Rusia dengan jangka waktu pembayaran lebih dari satu tahun juga dilarang.
Sementara itu, aset 141 individu, termasuk Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin, juga dibekukan.
Pada Selasa, Menteri Perdagangan dan Industri Jepang Koichi Hagiuda seperti dikutip oleh kantor berita TASS berencana secara bertahap mengurangi ketergantungannya pada impor minyak dari Rusia.
Komentar Hagiuda datang setelah negara-negara G7 mengatakan pada Minggu bahwa ketergantungan pada sumber daya energi Rusia akan dikurangi secara perlahan untuk melumpuhkan perdagangan minyak Rusia.
*Ditulis oleh Jeyhun Aliyev dari Ankara, Turkiye